Jumat, 18 Januari 2013

DESKRIPSI DIRI


PENDESKRIPSIAN DIRI
Assalamu Alaikum Wr.......  Wb..........
            Nama saya fahrawati phaga saya lahir di kota makassar pada tanggal 15 mei 1992 saya lahir dari pasangan zainuddin phaga dan sumarni, saya merupakan anak bungsu dari dua bersaudara nama kakak saya fahri adi phaga.
            Pada tahun 1998 saya berumur enam tahun pada saat itu bisa di bilang saya anak yang cukup mandiri karena pada saat itu hari pertama saya duduk di bangku sekolah dasar dan seorang pun yang menemani saya tak terkecuali kedua orang tua saya mereka sibuk bekerja, pada saat itu ayah berada di luar kota dan ibu bekerja pada salah satu percetakan di kota makassar
            Saya selalu iri pada teman-teman yang selalu di dampingi oleh orang tuanya. Terkadang saya tak tahan meneteskan air mata pada saat penerimaan raport tak ada yang bisa menemani padahal saya selalu masuk dalam 3 besar.
            Pada tahun 2004 saya duduk di bangku  menengah pertama saya mulai mengerti sedikit demi sedikit bahwa mengapa ibu sibuk bekerja itu semata-mata untuk membiayai kehidupan kami karena ayah tidak lagi mengirimkan kami biaya.
Di sekolah saya merupakan anak yang hanya mementingkan pelajaran saya juga tidak aktif dalam organisasi apa pun, tapi meskipun begitu saya memiliki teman yang banyak walaupun ada sebagian yang hanya memanfaatkan saya tapi saya bersyukur saya bisa belajar dari pengalaman yang saya lalui.
            Pada tahun 2007 saya masuk sekolah menengah atas dan ayah pun kembali pulang  di sinilah saya menemukan jati diri saya yang sebenarnya, saya mulai bergaul dengan teman-teman yang tulus berteman dengan saya. Saya juga mulai menjadi salah satu anggota osis, saya juga sudah bisa untuk bersosialisasi dengan banyak orang termaksud para guru yang selalu memberikan nasehat yang sangat bermanfaat.
            Pada tahun 2010 saya lulus sekolah menengah atas dengan nilai yang cukup memuaskan  Jsaya berniat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, tapi sayangnya saya tidak lulus L
Pada saat yang bersamaan sepupu saya menawarkan saya untuk bekerja di salah satu perusahaan dan saya pun menyetujui hal itu, walaupun hal itu sempat di tentang oleh kedua orang tua saya tapi saya berusaha menyakinkan mereka, dan akhirnya merekapun menyetujui hal itu.
Hari pertama saya masuk kerja pun tiba, awalnya sangat berat melewati suasana yang baru tapi saya berusaha untuk selalu menikmati LLL
Walaupun saya hanya seorang SPG tetapi saya sangat menikmati hal itu, di sinilah saya mengenal banyak orang dari kalangan menengah bawah sampai dengan kalangan pejabat. Beruntungnya saya memiliki atasan (silvester jonathan) yang sangat baik dia selau memberikan motivasi dan pandangan hidup, dia selalu mengajari saya bagaimana cara melihat kehidupan dengan kacamata yang sebenarnya, dialah orang yang sangat berjasa dalam kehidupan saya sampai sekarang. Dialah yang selalu memotifvasi saya untuk melakukan kuliah saya,dia mengatakan kita hidup ada kalanya kita harus melihat keatas jangan selalu melihat kebawah, apabila orang lain bisa sukses kenapa tidak, jangan berhenti untuk selalu belajar dimanapun kita berada dan pada saat itu saya berusaha  menabung untuk membiayai kuliah saya.
            Pada tahun 2012 saya memutuskan untuk masuk ke STIM-LPI Makassar. Saya harus menggapai cita-cita saya untuk menjadi orang yang sukses dan orang yang lebih berguna dan bisa dihargai  oleh orang lain. Aktivitas saya sekarang bekerja sambil kuliah meskipun kedua hal ini sangat sulit untuk membagi waktu tetapi saya yakin pasti bisa menjalani hal itu. . . J
Karena saya memiliki orang tua yang sangat bijaksana dan demokratis yang menyerahkan semua keputusan pada saya, terlebih lagi saya memiliki Allah SWT yang akan selalu bersama saya.
_Satu pesan saya siapun yang telah membaca BLOG ini lakukanlah apa yang bisa kita lakukan selagi kita masih mampu untuk melakukannya jangan pernah menunggu nanti pada saat kita sudah lemah dan tidak berdaya untuk melakukan apapun dan yakinlah ALLAH akan selalu bersama kita_ J J J 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar